Indonesia Memiliki Nama-Nama Desa Paling Unik

0
80

bacasaja.info Indonesia begitu terkenal sebagai negara kepulauan dengan 33 provinsi. Maka tak heran bila Indonesia memiliki jumlah desa yang teramat banyak, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2018 terhitung ada 83.931 wilayah administrasi setingkat desa di Indonesia.

Dari banyaknya desa tersebut, pernahkah Kawan mendengar desa dengan nama unik? Tak serta merta tanpa alasan, nama unik itu tentu punya sejarah tersendiri. Bahkan, nama tersebut hanya bisa Kawan temukan di Indonesia. Penasaran ada apa saja? Yuk, lihat rangkuman desa dengan nama unik di Indonesia.

1. Desa Kasmaran

Kawan pasti pernah deh merasa kasmaran atau fase menyenangkan saat mencintai atau mengagumi seseorang. Ternyata, ada lho desa unik di Indonesia yang bernama Desa Kasmaran. Desa ini berada di Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Menurut cerita, kisahnya berawal dari peristiwa perebutan wilayah antara Kerajaan Sumedang Larang dengan Pangeran Darma, pemimpin daerah Indramayu. Pangeran Darma pun memikirkan strategi unik untuk merebut kembali sebagian wilayah yang telah diambil kerajaan tersebut.

Hingga akhirnya, Pangeran Darma mengubah tampilannya bagai seorang wanita. Ia begitu cantik dan menawan sehingga mampu membuat Raja Sumedang jatuh hati. Pangeran Darma pun memanfaatkan kelemahan Raja Sumedang, ia berhasil merebut daerah kekuasaannya dan melarikan diri. Nama Desa Kasmaran pun terinspirasi dari peristiwa kasmaran tersebut.

2.Desa Cawet

Beralih ke bagian tengah, ada Desa Cawet yang tepat berada di Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Namanya memang begitu lucu karena dalam bahasa Jawa, ‘cawet’ berarti celana dalam. Desa Cawet terdiri dari lima dusun, yakni Dusun Keramat, Dusun Kaliduren, Dusun Watugajah, Dusun Karangsemu, dan Dusun Sipedang.

Menurut cerita penduduknya, dahulu ada Mbah Cawing Tali, salah seorang dari lima sesepuh di desa ini yang menjadi kepala desa pertama. Ketimbang memakai celana, ia lebih suka memakai sarung yang diikat. Oleh karena itu, penduduk di sini sering memanggilnya dengan sebutan Mbah Cawet hingga mengabadikan namanya menjadi nama desa.

3. Desa Kebocoran

Selanjutnya, ada Desa Kebocoran yang terletak di Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Meski namanya kebocoran, bukan berarti atap rumah penduduk di sana bocor atau berlubang sehingga air mudah masuk.

Asal usulnya berawal dari sejarah pada masa lampau bahwa penamaan desa-desa di Kabupaten Banyumas tak lepas dari cerita rakyat Babad Kamandaka tentang zaman kerajaan. Dahulu Kala, Raden Banyak Catra, putra dari Prabu Siliwangi, Raja Pajajaran pernah membasuh lukanya di sebuah sungai yang kini menjadi wilayah Desa Kebocoran. Lukanya mengeluarkan darah yang begitu deras seakan aliran air yang bocor.

Di sisi lain, penduduk Desa Kebocoran yakin kalau penamaan tersebut berkaitan dengan wilayah yang tak pernah mengalami kekeringan atau kekurangan air. Meski musim kemarau, debit airnya tetap deras seperti air bocor. Galian tanah sedalam 2 meter saja sudah memancarkan air bersih nan deras.

4. Desa Tutup

Terakhir, ada Desa Tutup, sebuah desa di Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa tengah. Kawan tak perlu khawatir kalau ingin berkunjung ke desa ini karena meski namanya tutup, desa ini tetap buka.

Sejarah awalnya berasal dari sebuah tanaman bernama Pohon Tutup yang tumbuh di desa tersebut. Selain itu, desa ini juga merupakan daerah tertutup dan belum banyak masyarakat yang mengetahuinya. Konon, kalau Kawan bersembunyi di Desa Tutup, sudah pasti aman.

Nah Kawan, itulah keempat nama desa unik di Indonesia. Desa manakah yang paling unik dan membuat Kawan penasaran ingin mengunjunginya? Atau mungkin ada nama desa lain yang lebih unik?

Kawan, untuk mendengarkan dan mengetahui lebih banyak informasi, yuk, dengarkan podcast GoodVoice di Spotify supaya Kawan Makin Tahu Indonesia!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here